Tuesday, October 28, 2014

Jangan Ragu Berbuat Baik

Seorang anak lelaki miskin yang kelaparan dan tidak memiliki uang. Dia nekad mengetuk pintu sebuah rumah untuk meminta makanan. Namun keberaniannya lenyap saat pintu dibuka oleh seorang gadis muda.

"Bolehkah saya meminta segelas air?" pinta anak lelaki itu. Dia urung meminta makanan.

Tapi sang gadis tahu bahwa anak ini pasti lapar. Maka, ia membawa segelas besar susu.

"Berapa harga segelas susu ini?" tanya anak lelaki itu.

"Ibu mengajarkan kepada saya untuk jangan meminta bayaran atas perbuatan baik kami," jawab si gadis.

"Aku berterima kasih dari hati yang paling dalam," balas anak lelaki itu setelah menghabiskan susu tersebut.

Belasan tahun berlalu. Gadis itu tumbuh menjadi wanita dewasa. Suatu hari dia di-diagnosa mempunyai penyakit kronis. Dokter di kota kecilnya angkat tangan.

Gadis malang itu pun dibawa ke kota besar di mana terdapat dokter spesialis. Dokter terkenal di rumah sakit itu dipanggil untuk memeriksanya. Saat mendengar nama kota asal wanita itu terbersit pancahran aneh di mata sang dokter. Bergegas ia turun dari kantornya menuju kamar wanita tersebut. Seketika dia mengenali wanita itu.
Setelah melalui perjuangan panjang akhirnya wanita itu berhasil disembuhkan. Menjelang kepulangannya, wanita itu pun menerima amplop berisi tagihan rumah sakit. Wajahnya pucat ketakutan karena dia yakin tidak akan mampu membayar. Meski dicicil seumur hidup sekalipun.

Tangannya gemetar ia membuka amplop itu. Di pojok atas tagihan itu dia menemukan sebuah catatan:
"TELAH DIBAYAR LUNAS DENGAN SEGELAS SUSU." ditandatangani oleh anak lelaki miskin tersebut.

Jangan ragu berbuat baik dan jangan mengharap balasan. Pada akhirnya buah kebaikan akan selalu mengikuti kita. We will harvest what we plant.

Saturday, October 11, 2014

Nilai Kualitas Hidup

NILAI KUALITAS HIDUP••
>Dia berkulit hitam,
>lahir di daerah kumuh Brooklyn, New York,
>ia melewati kehidupannya dalam lingkungan miskin & penuh diskriminasi.
>
>Suatu hari ayahnya memberikan sehelai pakaian bekas kepadanya,
>"Menurutmu, berapa nilai pakaian ini?"
>
>"Mungkin $1."
>
>"Bisakah di jual seharga $2?
>
>Jika berhasil, berarti kau tlah membantu ayah & ibumu."
>
>"Saya akan mencobanya."‎
>
>Ia membawa pakaian itu ke stasiun kereta bawah tanah & menjual selama lebih dari 6 jam.
>
>Akhirnya ia berhasil menjual $2.
>
>Kemudian ayahnya kembali menyerahkan sepotong pakaian bekas kepadanya,
>"Coba kau jual seharga $20."
>
>"Bagaimana mungkin?
>Pakaian ini paling hanya $2."
>
>"Mengapa kau tdk mencobanya dulu?"
>
>Akhirnya, ia mendapatkan ide.
>
>Ia meminta bantuan sepupunya  untuk menggambarkan seekor Donal Bebek yg lucu & seekor Mickey Mouse yg nakal pada pakaian itu,
>
>ia lalu menjualnya di sekolah anak orang kaya & laku $25.
>
>Ayahnya kembali memberikan pakaian bekas kepadanya,
>"Apakah kau mampu menjualnya dgn harga $200?"
>
>Kali ini ia menerima tanpa keraguan sedikit pun,
>kebetulan aktris film populer "Charlie Angels", Farrah Fawcett berada di New York.
>
>Sehabis konferensi pers,
>ia pun menerobos penjagaan pihak keamanan & meminta Farrah Fawcett membubuhkan tand tangan di pakaian bekasnya & kemudian terjual $1500.
>
>Malamnya Ayahnya bertanya,
>"Anakku, dari pengalaman menjual 3 helai pakaian ini apa yg kau pahami?"
>
>"SELAMA KITA MAU BERPIKIR,
>PASTI ADA CARANYA !!!"
>
>"kau tidak salah,
>tapi bukan itu maksud ayah.
>
>Ayah hanya ingin memberitahukanmu bahwa sehelai pakaian bekas yg bernilai $1 juga bisa di tingkatkan nilainya,
>apalagi kita sebagai manusia?
>
>Mungkin kita berkulit gelap & miskin,
>t a p i apa bedanya?"
>
>Sejak itu, ia belajar dgn lebih giat & menjalani latihan lebih keras.
>
>20 tahun kemudian,
>namanya terkenal ke seluruh dunia.
>
>Ia adalah Michael Jordan...
>
>"Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya."
Loading...

Artikel Terpopuler