Tuesday, December 7, 2010

Masjid Raya Al Mashun Medan



Masjid Raya Al Mashun Medan merupakan salah satu bangunan bersejarah peninggalan Sulthan Deli dan masih dipergunakan oleh masyarakat Muslim untuk sholat setiap hari.

Masjid Raya Al Mashun Medan yang berjarak 200meter dari Istana Maimoen dibangun pada tahun 1906 oleh Sulthan Ma’moen Al-Rasyid Perkasa Alamsyah dan dipergunakan pertama kali pada tanggal 19 September 1909

Monday, December 6, 2010

Soil Test Pembangunan Menara Telekomunikasi





Soil test adalah salah satu syarat mutlak sebelum dibangunan menara telekomunikasi apabalia pembangunannya diatas tanah. Soli test ini berfungsi untuk struktur dan unsur tanah serta memberikan patokan untuk merancang design pondasi yang sesuai deng kondisi tanah dilokasi tersebut.

Maksud utam yaitu menjaga supaya menara telekomunikasi yang nantinya dibangun tidak roboh.

Bayu Dan Tantenya Berenang Di Kolam Renang




Bayu dan tantenya yang asik berenang disalah satu tempat berenang di Temanggung Jawa Tengah.
Walaupun dingin air dalam kolam maupun kesejukan udara di Temanggung yang terletak di Kaki bukit Gunung Sumbing tetap saja bayu dan tantenya asik berenang bermain air tanpa menghiraukan ras dingin yang ada, maklum anak seumuran Bayu tentunya belum mengenal hal tersebut.

Coba lihat dari photo tersebut terlihat jelas rasa senang dan tanpa merasakan dingin air kolam renag tersebut. Bayu dan Tantenya tetap berenang dan bermain air di kolam renang tersebut

Sunday, December 5, 2010

Warung Pecel Dan Wajik Bahagia Di Bratagi


Ini adalah warung Pecel dan Wajik yang paling banyak dikunjungi oleh para pelancong yang berkunjung ke kecamatan Brastagi Kabupaten Karo nama Warung Pecel dan Wajik (Peceren) Bahagia yang terletak dipinggir jalan Jamin Ginting dan tak jauh dari tempat nuansa permainan Mike Holliday.
Warung ini menyedia menu utama yaitu pecel dengan sayuran yang segar dan wajik sebagai ciri khas warung. Suasana yang sederhana dan harga yang terjangkau oleh kantong tentu mengundang para pelancong untuk mampir ke peceren ini.

Kalau anda kebetulan lewat coba mampir dan nikmat pecel dan wajik ciri khas warung bahagia ini
Selamat berkunjung dan mencoba ya....

Medan Penuh Kesan dan Kenangan

Ini hanya lah sebuah masa disaat ku menginjak kaki disalah satu kota metropolitan di Indonesia yaitu Kota medan. dalam rangka menjalankan tugas dimana aku bekerja demi menafkahi anak istri dirumah yang menjadi tanggung jawab ku sebagai kepala keluarga.

Dengan mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan baik keperluan pribadi sehari maupun perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan akhirnya aku siap terbang ke kota medan dengan berpamitan dengan istri tercinta dan 2 orang anak, kulakukan perjalan menuju kota medan.

Kenangan pertama yang gak aku lupa pada saat pesawat yang kutumpang tidak jua turun dari langit yang pada saat itu dipenuhhi awan gelapan dan pesawat yang kutumpangi berputar-putar berapa kali diatas kota medan mencari celah untuk turun tapi tak juga mendapatkan peluang itu dan akhir pilot memutus untuk kembali ke pekan baru untuk sementara dan mengisi bahan bakar alhamdulillah mendarat dengan selamat di Pekan Baru. Setelah bahan bakar terisi perjalanan kembali dilanjutkan ke kota medan dan sesampai di langit medan cuaca mulai membaik pesawatpun dapat mendarat dengan selamat di bandara Polonia Medan dengan waktu yang cukup panjang empat jam jakarta medan yang seharusnya ditempuh dalam waktu dua jam.

Setelah mengambil bagasi dan keluar dari bandara Polonia kami disambut oleh seorang yang mewakili sebuah perusahaan rental mobil yang cukup dikenal di negeri yang sering perusahaan kami gunakan jasanya.Setelah mobil diserahkan kami menunggu seseorang yang secara pribadi belum ku kenal dan akhirnya kami pun berkenalan serta mengantar kesebuah hotel.

Keesokan harinya aku pun mulai menjalankan tugas seperti apa yang telah diberikan oleh kantor menuju ke sebuah kabupaten berbatasan dengan kota medan yaitu Kabupaten Deli Serdang.

Tugas yang diberikan oleh kantor adalah pembebasan lahan untuk pembangunaan menara telekomunikasi yang berada di sepuluh lokasi yaitu 8 lokasi di Deli Serdang dan 2 lokasi di kota medan. Tiap lokasi memiliki karakter penduduk yang berbeda-beda tapi pada intinya semua urusan harus menggunakan uang.(SUMUT= Semua Urusan Makai Uang Tunai).

Pelanggaran peraturan lalu lintas bukan hal yang aneh lagi di kota ini. Sebagian besar melanggar selalu melanggar rambu-rambu yang yang jelas-jelas dipasang disetiap sudut kota, tapi apa boleh dikatakan aturan tetaplah aturan pelanggaran tetap berlangsung tanpa ada rasa bersalah melanggar aturan-aturan tersebut.

Dalam mengisi kepenatan pekerjaan aku sering mengunjung tempat-tempat makan dan hiburan yang salah satu tempatnya adalah tempat bermain bola sodok atau lebih populernya billiard.Salah satu tempat billiard yang sering kunjungi adalah v billiard ini hanya nama samaran. Ditempat ini aku sering mengisi waktu untuk bermain billiard dan akhirnya aku akrab dengan seorang wasit billiard yaitu si I. Kalau aku ingin main billiard di meja si I lah aku mainnya.

Walaupun akrab kami selalu membatasi hubungan ini jangan sampai meningkatkan menjadi lebih mendalam lagi karena kami masing-masing memiliki keluarga.

Dengan si I ini aku memdapatkan betapa sulitnya menjalani kehidupan ini, dinegeri yang begitu kaya tapi tidak bisa membuat penduduknya hidup dengan layak.Aku bahkan berpikir apakah negeri ini hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu bukan milik seluruh warga negaranya. Aku pun tak sanggup menjawabnya.

Dalam hati ku berdoa semua negeri cepat terbebas dari keserakah dan ketamakan penguasa dengan memikir warga negara mendapatkan kehidupan yang layak.

Terakhir aku berpikir inikah negeri yang membuat sebagian besar warganya menderita. Semoga hal ini cepat berubah kemakmuran negeri tercapai.

Medan Penuh Kesan dan Kenangan untuk kita berpikir mau kemanakah negeri ini dibawah....oleh para pemimpin negeri ini dan berapa banyak kesengsaraan yang dialami warga negara negeri ini yang salah satunya adalah seorang wasit billiard seperti si I.
Loading...

Artikel Terpopuler